Story and Research

19-08-2010

lasem-01Menandai milenium baru dengan karakter global, terbukti menyeret kita ke dalam semangat individualistik yang ujung-ujungnya berspirit Kapitalis. Manusia urban terus bertambah, berjejal mengisi ruang-ruang kota yang terbatas. Semua seolah rela demi sebuah “masa depan’ yang tidak dimengerti.

Kota menjadi padat. Kota menjadi sebuah ikon kemajuan, potret modernisasi dengan ciri fisik, bangunan menjulang tinggi, serba tertutup kaca, dingin  beraroma harum parfum mahal. Berjajar komputer berdaya jangkau dunia.
Benar yang ditulis Yasraf Amir Piliang dalam bukunya “Dunia yang dilipat”, secara implisit menyadarkan kita adanya sebuah sistem yang bekerja global dengan transformasi komunikasi digital. Selengkapnya...